PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI DINAS KESEHATAN KOTA SURABAYA

  • Johanna Cindy Hartono Fakultas Farmasi Universitas Surabaya

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang Profil Penyimpanan Sediaan Semisolida dan Likuida di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kota Surabaya pada periode November sampai Desember 2013. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis penyimpanan obat, pencatatan stok obat dan mutu obat  di Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kota Surabaya. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data dilakukan menggunakan metode deskriptif menggunakan  wawancara staff dan Check list sesuai dengan pedoman DepKes RI 2007 yang berjudul “Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan di Daerah Kepulauan” lalu diolah secara statistik menggunakan metode distribusi skoring. Hasil penelitian  penyimpanan obat pada Gudang Farmasi Dinas Kesehatan Kota Surabaya  sesuai dan pencatatan stok obat sangat sesuai dengan peraturan DepKes RI 2007, serta mutu obat sesuai dengan pedoman DepKes RI 2007.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Departemen Kesehatan Republik Indonesia 1971. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 193/Keb/B/VII/71 tentang penggolongan obat.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 1979. Farmakope Indonesia edisi ketiga. Depkes RI. Jakarta

Departemen Kesehatan Republik Indonesia ,2004. Sistem Kesehatan Nasional. Depkes RI. Jakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2005. Kebijakan Obat Nasional. Depkes RI. Jakarta.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2007. Pedoman Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas. Depkes RI. Jakarta

Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2007. Pedoman Pengelolaan Obat Publik dan Perbekalan Kesehatan di Daerah Kepulauan . DepKes RI. Jakarta

Departemen Kesehatan Republik Indonesia 2012. Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat Dan Makanan Republik Indonesia Nomor Hk.03.1.33.12.12.8195 Tahun 2012 Tentang Penerapan Pedoman Cara Pembuatan Obat Yang Baik.

Keputusan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No. 128/Menkes/SK/II/2004 Tentang Puskesmas .Departemen Kesehatan Republik Indonesia, 2004.

Luawo E.F, Citraningtyas G, Kojong N, 2013. Pengaruh Suhu Terhadap Stabilitas Berbagai Produk Nifedipin. Program Studi Farmasi FMIPA UNSRAT (jurnal)

Mangindara, Darmawansyah, Nurhayani, et al,2012, Analisis Pengelolaan Obat Di Puskesmas Kampala Kecamatan Sinjai Timur Kabupaten Sinjaitahun 2011-Jurnal Akk, Vol 1 No 1 : 1-55

Notoatmojo S, 2005. Metodologi Peneltian Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta. Halaman 99

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 676/Menkes/SK/V/2005, 2005. tentang Pedoman Umum Pengadaan Obat Esensial Pelayanan Kesehatan Dasar , Jakarta: Departemen Kesehatan (online), diakses 29 juli 2013

Peraturan Mentri Kesehatan Republik Indonesia No/193/keb/B VII/71. tentang obat pembungkusan dan Penandaan obat

Polewali Mandar, 2009. Tahapan Pengelolaan Obat di Puskesmas kota Polewali Mandar Sulawesi Barat

Sheina B, M.R. Umam, Solikhah, 2013. Penyimpanan Obat di Gudang Instalasi Farmasi Muhammadiyah Unit 1. Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Ahmad Dahlan. Yogyakarta
Published
2014-09-01
How to Cite
HARTONO, Johanna Cindy. PROFIL PENYIMPANAN OBAT DI GUDANG FARMASI DINAS KESEHATAN KOTA SURABAYA. CALYPTRA, [S.l.], v. 3, n. 2, p. Hal. 1 - 16, sep. 2014. ISSN 2302-8203. Available at: <http://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/1398>. Date accessed: 19 nov. 2018.