DAYA ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) PENGERINGAN MATAHARI LANGSUNG dan FREEZE DRYING

  • Joe Suryadi Nugroho Santoso Universitas Surabaya

Abstract

Antioksidan adalah zat penghambat reaksi oksidasi akibat radikal bebas. Manggis (Garcinia mangostana L.) merupakan salah satu tanaman yang kaya akan senyawa antioksidan. Keunggulan buah manggis terletak pada kulit buahnya. Penelitian terhadap aktivitas ekstrak etanol kulit buah manggis menunjukkan adanya aktivitas antioksidan terhadap DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) yang merupakan radikal bebas. Pada penelitian ini ingin diketahui pengaruh metode pengeringan sinar matahari langsung dan freeze drying. Serbuk kulit buah manggis dari kedua metode pengeringan diekstraksi secara maserasi kinetik sehingga didapat ekstrak etanol kulit buah manggis. Uji secara kualitatif menunjukkan semakin besar kadar ekstrak etanol dari kedua metode pengeringan semakin memudarkan warna larutan DPPH dalam etanol. Uji kuantitatif dengan metode spektrofotometri sinar tampak dilakukan dengan metode DPPH terhadap daya antioksidan dari kulit buah manggis. Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh hasil bahwa daya antioksidan ekstrak etanol kulit buah manggis (Garcinia mangostana L.) freeze drying lebih besar daripada ekstrak etanol kulit buah manggis pengeringan matahari langsung, ditunjukkan dari nilai EC50 ekstrak etanol kulit buah manggis dengan freeze drying = 44,72 bpj dan EC50 ekstrak etanol kulit buah manggis pengeringan matahari langsung = 51,27 bpj.

Published
2013-03-01
How to Cite
SANTOSO, Joe Suryadi Nugroho. DAYA ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH MANGGIS (Garcinia mangostana L.) PENGERINGAN MATAHARI LANGSUNG dan FREEZE DRYING. CALYPTRA, [S.l.], v. 2, n. 1, p. Hal. 1 - 19, mar. 2013. ISSN 2302-8203. Available at: <http://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/150>. Date accessed: 24 sep. 2017.