POTENSI ANTIJAMUR KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz & Pav.) DAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa Linn.) TERHADAP Candida albicans

  • Laydiana Effendy Universitas Surabaya

Abstract

Daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) dan kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn.) telah diteliti dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans. Penelitian dilakukan untuk mengetahui potensi kombinasi ekstrak daun Piper crocatum Ruiz & Pav. dan kelopak bunga Hibiscus sabdariffa Linn. dalam menghambat pertumbuhan Candida albicans. Kedua tanaman tersebut diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 80%. Uji daya hambat dilakukan dengan menggunakan metode difusi menggunakan cylinder cup. Untuk dapat melarutkan kedua ekstrak maka dicari pelarut yang dapat melarutkan kedua ekstrak. Oleh karena itu kedua ekstrak dilarutkan dalam DMSO (dimethyl sulfoxide) sehingga diperoleh konsentrasi 80.000 bpj, 160.000 bpj, 240.000 bpj, 320.000 bpj, 400.000 bpj. Dari penelitian ini, diketahui bahwa ekstrak kelopak bunga H.sabdariffa Linn. dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans, sedangkan ekstrak daun P.crocatum Ruiz & Pav. yang dilarutkan dalam DMSO tidak dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans. Kesimpulan dari penelitian ini ekstrak daun P.crocatum Ruiz & Pav. dan kelopak bunga H.sabdariffa Linn. tidak dapat dikombinasi.

Published
2013-03-01
How to Cite
EFFENDY, Laydiana. POTENSI ANTIJAMUR KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz & Pav.) DAN KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa Linn.) TERHADAP Candida albicans. CALYPTRA, [S.l.], v. 2, n. 1, p. Hal. 1 - 10, mar. 2013. ISSN 2302-8203. Available at: <http://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/167>. Date accessed: 26 july 2017.