STUDI MENGENAI EFEK DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L) Merr.) TERHADAP LIBIDO KELINCI JANTAN(Oryctolagus cuniculus) SEBAGAI AFRODISIAK

  • Rhanuga Harmusyanto Universitas Surabaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian seduhan daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr.) terhadap peningkatan libido (memiliki efek afrodisiak) terhadap kelinci jantan (Oryctolagus cuniculus). Seduhan daun katuk diberikan secara oral setiap hari selama 14 hari. Dengan parameter uji yang diamati adalah jumlah aktivitas pengenalan (introduction),menunggang (climb), dan kawin (coitus) selama 1 jam. Terdapat 2 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol diberi Aqua demineralisata (K), kelompok perlakuan atau uji diberikan dosis 5g/kgBB, masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor kelinci. Pengamatan dilakukan setiap hari selama 14 hari dalam kurun waktu 1 jam setelah pemberian daun katuk 5g/kgBB. Hasil penelitian ini diamati dengan mengunakan uji t bebas, untuk mengetahui signifikansi perbedaan efek antar faktor perlakuan dengan membandingkan rata-rata dari distribusi normal. Dari hasil penelitian terdapat perbedaan bermakna antara kelompok uji dan kelompok kontrol, dimana kelinci jantan dengan pengaruh daun katuk memiliki peningkatan libido yang lebih besar dibandingkan dengan aquadem. Dengan demikian menunjukkan bahwa pemberian seduhan daun katuk selama 14 hari dapat meningkatkan libido (memiliki efek afrodisiak) kelinci jantan.

Published
2013-03-01
How to Cite
HARMUSYANTO, Rhanuga. STUDI MENGENAI EFEK DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L) Merr.) TERHADAP LIBIDO KELINCI JANTAN(Oryctolagus cuniculus) SEBAGAI AFRODISIAK. CALYPTRA, [S.l.], v. 2, n. 1, p. Hal. 1 - 13, mar. 2013. ISSN 2302-8203. Available at: <http://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/170>. Date accessed: 21 sep. 2017.