STUDI DESKRIPTIF : PERSEPSI DAN PERILAKU MAKAN BUAH DAN SAYURAN PADA ANAK OBESITAS DAN ORANG TUA

  • Yessica Dewi Universitas Surabaya

Abstract

Buah dan sayuran merupakan makanan rendah kalori, kaya serat, vitamin, dan mineral untuk menjaga kesehatan. Rendahnya konsumsi buah dan sayuran pada anak dapat meningkatkan risiko obesitas. Raine (2005) mengatakan bahwa perilaku makan sehat dipengaruhi oleh faktor kolektif dan individual. Pada anak dapat terjadi modeling dari pengaruh lingkungan sosialnya, utamanya orang tua. Oleh karena itu peran orang tua sebagai lingkungan sosial utama menjadi penting sebagai model dan mengontrol perilaku makan bagi anak obesitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan data dilakukan dengan memberikan angket kepada subjek. Sampel yang diambil sebanyak 31 pasangan anak obesitas dan orang tua dengan status ekonomi menengah ke atas. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan persepsi pada faktor kolektif antara anak obesitas dan orang tua, sedangkan pada faktor individual terdapat persamaan. Perilaku makan anak obesitas dan orang tua menunjukkan bahwa porsi makan buah dan sayuran dan variasi makan sehat belum memenuhi standar yang direkomendasikan. Selain itu, pada anak ditemukan persepsi yang positif tetapi perilaku makan buah dan sayuran masih kurang memenuhi standar. Hal ini karena ada proses modeling pada anak terhadap perilaku makan buah dan sayuran orang tua, perilaku anak bertahan karena ada penguatan dari lingkungan yaitu tidak ada sanksi dan konsekuensi yang diterima oleh anak..

Published
2013-03-01
How to Cite
DEWI, Yessica. STUDI DESKRIPTIF : PERSEPSI DAN PERILAKU MAKAN BUAH DAN SAYURAN PADA ANAK OBESITAS DAN ORANG TUA. CALYPTRA, [S.l.], v. 2, n. 1, p. Hal. 1 - 17, mar. 2013. ISSN 2302-8203. Available at: <http://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/180>. Date accessed: 24 sep. 2017.