EVALUASI PENERAPAN INTERNAL CONTROL BERDASARKAN KERANGKA COSO 2012 PADA DIVISI KARTU KREDIT DI BANK “X”

  • Patricia Angela Santoso Universitas Surabaya

Abstract

Setiap badan usaha yang sedang berkembang pasti memiliki internal control yang digunakan sebagai sarana pengendalian. Hal tersebut bertujuan agar kegiatan dapat dilakukan secara efektif dan efisien, serta mendukung pelaporan dan kepaturan sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku. Seringkali badan usaha menerapkan internal control berdasarkan kerangka COSO. Dan seiring dengan berkembangnya risiko yang ada di perusahaan, maka COSO pun melakukan pembaharuan atas komponen internal controlnya, khususnya penilaian atas fraud risk yang dapat membantu perusahaan dalam menilai celah terjadinya fraud dan dilakukan tindakan antisipasi. Penggunaan kerangka COSO 2012 ini akan dibandingkan dengan penerapan internal control yang secara nyata dilakukan oleh Bank “X” pada divisi kartu kredit karena melihat dari maraknya penggunaan kartu kredit dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, banyak sekali terjadi kasus gagal bayar billing statement (delinquency) untuk kartu kredit yang menyebabkan kerugian bagi Bank “X”. Dari hasil perbandingan tersebut dapat diketahui bahwa Bank X telah memiliki internal control yang memadai walaupun adanya kelemahan pada beberapa bagian tertentu. Oleh karena itu, Bank “X” dapat dikatakan telah memiliki internal control yang baik dan siap untuk menyongsong COSO 2012.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2012-09-02
How to Cite
SANTOSO, Patricia Angela. EVALUASI PENERAPAN INTERNAL CONTROL BERDASARKAN KERANGKA COSO 2012 PADA DIVISI KARTU KREDIT DI BANK “X”. CALYPTRA, [S.l.], v. 1, n. 1, p. Hal. 1 - 14, sep. 2012. ISSN 2302-8203. Available at: <http://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/56>. Date accessed: 24 july 2019.