PERSEPSI ORANG TUA TENTANG PEMBERIAN VITAMIN PADA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK AGRIPINA SURABAYA

  • Lany Aprilia Fakultas Farmasi Universitas Surabaya

Abstract

Vitamin merupakan suatu zat gizi yang diperlukan tubuh dalam jumlah kecil dan harus didatangkan dari luar tubuh, karena tidak dapat disintesa di dalam tubuh sendiri. Asupan vitamin yang kurang dan berlebih tidak baik (berbahaya) untuk pertumbuhan anak. Persepsi orang tua sangat penting untuk menentukan perilaku atau peran orang tua dalam memberikan asupan vitamin yang tepat dan sesuai untuk anak. Dalam penelitian ini diamati bagaimana persepsi orang tua tentang pemberian vitamin pada anak, ada atau tidaknya perbedaan persepsi berdasarkan tingkat pendidikan, perbedaan profil pemberian vitamin berdasarkan persepsi, dan perbedaan BMI anak berdasarkan profil pemberian vitamin. Penelitian ini dilakukan dengan survei menggunakan kuesioner. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Sampel yang digunakan adalah orang tua siswa-siswi di Taman Kanak-Kanak Agripina Surabaya. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistik inferensial dengan menggunakan Anova non parametrik (kruskal wallis) dan Two Independent Sample Test (Mann Whitney). Hasil analisis menunjukkan bahwa semua responden memiliki persepsi yang cukup (40%) sampai baik (60%). Analisis perbedaan persepsi berdasarkan tingkat pendidikan yang menunjukkan perbedaan yang signifikan dan juga dilakukan uji korelasi yang menunjukkan tidak adanya korelasi linear antara tingkat pendidikan dengan persepsi sedangkan hasil analisis perbedaan profil pemberian vitamin berdasarkan persepsi dan perbedaan BMI anak berdasarkan profil pemberian vitamin menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan atau tidak bermakna.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Chong, Ethel Su-hsin. 1999. Food and Nutrition a new approach ‘0’ level. Federal Publication. Singapore.

DepKes RI. 2000. Pedoman Deteksi Dini Tumbuh Kembang Balita, Direktorat.

Diaz J R, Cagigas A de las dan Rodriguez R, European Journal of Clinical Nutrition (2003) 57, Suppl 1, S70–S72. doi:10.1038/sj.ejcn.1601820.

Micronutrient deficiencies in developing and affluent countries Manila Forum 2000 : Strategis to fortify Essential Food in Asia and the Pasific.

Asian Development Bank. Manila.

More, Judi. 2008. Vitamin supplements for Babies and Children. The British Dietetic Association

Moreno, Megan A. 2009. Vitamin and Mineral Supplementation in Children.

American Medical Association. ARCH Pediatr Adolesc Med/Vol 163 (No.2), Feb 2009

Setiabudy, Rianto. 2007. Farmakalogi dan Terapi edisi 5. Departemen Farmakologi dan Terapeutik. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Sue Horton, France Begin, Alison Greig et al. 2008. Micronutrient Supplement for Child Survival (Vitamin A and Zinc). Copenhagen Consensus Center. Denmark.

Taylor, Shelley. 1999. Health psychology 4th. New York : McGraw-hill.

Yulia. 2008. Membangun Sumber Daya Manusia Berkualitas: Suatu Telaah Gizi Masyarakat dan Sumber Daya Keluarga. Fakultas Pertanian Institute Pertanian Bogor. Bogor.

WHO. 2011. Guideline: Vitamin A supplementation in infants and children 6–59 months of age. Geneva
Published
2013-09-20
How to Cite
APRILIA, Lany. PERSEPSI ORANG TUA TENTANG PEMBERIAN VITAMIN PADA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK AGRIPINA SURABAYA. CALYPTRA, [S.l.], v. 2, n. 2, p. Hal. 1 - 14, sep. 2013. ISSN 2302-8203. Available at: <http://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/522>. Date accessed: 22 jan. 2018.