Penyuluhan Manajemen Stres dan Teknik Relaksasi pada Komunitas Rumah Singgah

  • Herdiana Candrika Maharani Fakultas Psikologi Universitas Surabaya, Raya Kalirungkut, Surabaya 60293 -Indonesia
  • Andrian Pramadi Fakultas Psikologi Universitas Surabaya, Raya Kalirungkut, Surabaya 60293 -Indonesia
Abstract Views: 24 PDF Downloads: 8
Keywords: kecemasan, stress, manajemen stress, relaksasi, komunitas, anxiety, stress, stress management, relaxation, community

Abstract

Abstract— Economic problems are certainly inseparable from various problems in life. The experience of a community in Surabaya, named RUMAH SINGGAH is a real example of the link between economic problems and health problems. The economic problems faced by members of the RUMAH SINGGAH community are recognized by mothers as a matter of daily thought and anxiety. Thoughts and anxieties related to economic problems experienced by samaritans caused most of them to have difficulty sleeping, poor sleep, and irregular diet. This has a negative impact on health for each individual. Relatedly, the counseling given to members of the RUMAH SINGGAH community is stress management through increased knowledge about stress protective factors, namely social support and the addition of muscle relaxation skills. The results showed that all participants experienced increased levels of relaxation after relaxing the muscles. However, there is no pattern of change in stress levels experienced by RUMAH SINGGAH members from before and after muscle relaxation.

Keywords: anxiety, stress, stress management, relaxation, community


Abstrak— Permasalahan terkait ekonomi tentu tidak dapat dipisahkan dari berbagai persoalan di kehidupan. Pengalaman sebuah komunitas di Surabaya, bernama Rumah Singgah merupakan contoh nyata tentang adanya kaitan antara masalah ekonomi dan masalah kesehatan. Masalah ekonomi yang dihadapi oleh ibu-ibu dalam komunitas Rumah Singgah diakui oleh para ibu sebagai hal yang selalu menjadi pikiran dan kecemasan setiap harinya. Pikiran dan kecemasan terkait masalah ekonomi yang dialami oleh para ibu Rumah Singgah menyebabkan kebanyakan dari mereka mengalami kesulitan tidur, tidur tidak nyenyak, dan pola makan yang tidak teratur. Hal ini memberi dampak negatif pada kesehatan bagi masing-masing individu. Terkait itu, maka penyuluhan yang diberikan pada para ibu komunitas Rumah Singgah adalah manajemen stres melalui peningkatan pengetahuan tentang faktor protektif stres, yaitu dukungan sosial dan penambahan keterampilan melakukan relaksasi otot. Hasil penyuluhan menunjukkan bahwa seluruh peserta mengalami peningkatan tingkat rileks setelah melakukan relaksasi otot. Meski demikian, tidak terdapat pola perubahan dari tingkat stres yang dialami oleh para ibu Rumah Singgah dari sebelum dan sesudah melakukan relaksasi otot.

Kata kunci: kecemasan, stres, manajemen stres, relaksasi, komunitas

Downloads

Download data is not yet available.

References

Barlow, D. H. (2007). Principles and practice of stress management. Guilford Press.

Badan Pusat Statistik Kota Surabaya. (2018). Statistik daerah Kota Surabaya 2018. Surabaya: Badan Pusat Statistik Kota Surabaya

Bernstein, D. A., Carlson, C. R., & Schmidt, J. E. (2007). Progressive relaxation. Stress Management, 88.

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), p.77-101.

Chaudhuri, Arunima, et al. "Effects of progressive muscle relaxation on postmenopausal stress." Journal of the Scientific Society 42.2 (2015): 62-68. DOI: 10.4103/0974-5009.157028

Erlinda, A. (2016). Hubungan kesesakan dengan tingkat stres pada penghuni rumah susun pekunden semarang. Skripsi. Universitas Negeri Semarang

Musradinur. (2016). Stres dan Cara Mengatasinya Dalam Perspektif Psikologi. Jurnal Edukasi, 2(2), 183- 200. Retrieved from https://jurnal. ar-raniry.ac.id

Ogden, J. (2007). An introduction to health psychology. J. Ogden. Health Psychology: a textbook, 01-12.

Okado, Y., De Pace, D., Ewing, E., & Rowley, C. (2020). Brief Relaxation Training for the Prevention of Stress-Related Difficulties: A Pilot Study. International Quarterly of Community Health Education, 40(3), 193–200. https://doi.org/10.1177/0272684X19873787

Rausch, S. M., Gramling, S. E., & Auerbach, S. M. (2006). Effects of a single session of large-group meditation and progressive muscle relaxation training on stress reduction, reactivity, and recovery. International Journal of Stress Management, 13(3), 273-290. DOI: 10.1037/1072- 5245.13.3.273

Smith, C., Hancock, H., Blake-Mortimer, J., & Eckert, K. (2007). A randomised comparative trial of yoga and relaxation to reduce stress and anxiety. Complementary therapies in medicine, 15(2), 77-83. DOI: 10.1016/j.ctim.2006.05.001

Smith, J. C. (2001). Advances in ABC relaxation: Applications and inventories. Springer Publishing Company.

Smith, J. C., Wedell, A. B., Kolotylo, C. J., Lewis, J. E., Byers, K. Y. & Segin, C. M. (2000). ABC Relaxation Theory and the factor structure of relaxation states, recalled relaxation activities, dispositions, and motivations. Psychological Reports, 86, 1201-1208. DOI: 10.2466/pr0.2000.86.3c.1201

Stephens, C. (2008). Health promotion: A psychosocial approach. McGraw-Hill Education (UK).

Strasser, R. (2003): Rural health around the world: Challenges and solutions. Family Practice, 20(4): 457-463.

Sukmadinata, Nana Syaodih. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung : Remaja Rosdakarya

Zuriah, Nurul. 2003. Penelitian Tindakan (Action Research) dalam Bidang Pendidikan dan Sosial. Malang: Bayumedia Publishing.

Published
2021-04-30
How to Cite
Maharani, H. C., & Pramadi, A. (2021). Penyuluhan Manajemen Stres dan Teknik Relaksasi pada Komunitas Rumah Singgah . KELUWIH: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 2(1), 15-22. https://doi.org/10.24123/soshum.v2i1.3960
Share |