ANALISIS FAKTOR MUSIC PERFORMANCE ANXIETY PADA PELAJAR MUSIK REMAJA DI SURABAYA

  • Yosephine Livia Pratiknyo Fakultas Psikologi Universitas Surabaya

Abstract

Pada suatu penampilan, musisi harus mengontrol intensitas music performance anxiety yang cukup agar dapat tampil dengan baik. Namun, seringkali musisi sulit mengontrol music performance anxiety pada intensitas yang tepat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi intensitas music performance anxiety pada siswa remaja. Penelitian ini mengambil subjek 150 orang pelajar musik remaja di Surabaya dengan menggunakan teknik incidental sampling. Persyaratan yang harus dipenuhi adalah berusia 11-19 tahun, aktif mengikuti kursus musik, pernah minimal sekali tampil secara solo dan berkelompok. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif dan data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis faktor eksploratori. Penelitian menggunakan angket modifikasi music performance anxiety for adolescence dari Kenny serta angket terkait faktor-faktor music performance anxiety. Hasil penelitian menunjukkan terbentuk 3 faktor baru dari 17 faktor awal hasil elisitasi teori dan survey awal, yaitu standar kualitas pencapaian, persepsi terhadap penampilan pribadi, serta situasi lingkungan tampil. Faktor dominan yang dapat memprediksi intensitas music performance anxiety adalah persepsi terhadap penampilan pribadi. Faktor tersebut memengaruhi kognisi dan persepsi individu terhadap stressor yang dianggap sebagai ancaman, terutama pada situasi evaluatif. Situasi lingkungan tampil merupakan faktor kedua yang memengaruhi music performance anxiety. Sementara standar kualitas pencapaian tidak berkontribusi dan kurang prediktif terhadap music performance anxiety.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Cox, W. J., & Kennardy, J. (1993). Performance anxiety, social phobia, and setting effects in musicians. Journal of Anxiety Disorders, 49-60.

Demirbrater, R. E. (2012). Undergraduate music students' depression, anxiety and stress levels: a study from Turkey. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 2995-2999.

Fehm, L., & Schmidt, K. (2006). Performance anxiety in gifted adolescent musicians. Anxiety disorders, 98-109.

Hille, C. (2002). Performance anxiety in music students. Unpublished manuxcript, Technische Universitat Dresden.

Kenny, D. T. (2004). Music performance anxiety: is it the music, the performance or the anxiety? In Music Forum, 38-43.

Kenny, D. T. (2006). Music Performance Anxiety: Origins, Phenomenology, Assessment and Treatment. Context: Journal of Music Research.

Kenny, D. T. (2011). The psychology of music performance anxiety. Oxford University Press.

Osborne, M. S., & Kenny, D. T. (2005). Development and validation of a music performance anxiety inventory for gifted adolescent musicians. Anxiety Disorders, 725-751.

Salmon, P. G. (1990). A psychological perspective on musical performance anxiety: a review of the literature. Medical Problems of Performing Artist, 2-11.

Zakaria, J. B., Musib, H. B., & Shariff, S. M. (2013). Overcoming music performance anxiety among music undergraduates. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 226-234.
Published
2016-03-01
How to Cite
PRATIKNYO, Yosephine Livia. ANALISIS FAKTOR MUSIC PERFORMANCE ANXIETY PADA PELAJAR MUSIK REMAJA DI SURABAYA. CALYPTRA, [S.l.], v. 5, n. 1, p. Hal. 1 - 10, mar. 2016. ISSN 2302-8203. Available at: <https://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/2714>. Date accessed: 08 july 2020.