Keputusan Perempuan Menikah Untuk Bekerja: Sebuah Studi Backward Bending Of Labor Supply

  • I Gusti Ayu Pusparani Fakultas Bisnis Dan Ekonomika Universitas Surabaya, Raya Kalirungkut, Surabaya 60293
  • Bambang Budiarto Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya Kalingrungkut, Surabaya 60293 ‐ Indonesia
  • Sugeng Hariadi Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Surabaya Kalingrungkut, Surabaya 60293 ‐ Indonesia
Abstract Views: 14 PDF Downloads: 8
Keywords: Backward Bending of Labor Supply, Decision, Married Woman, Working, Backward Bending of Labor Supply, Bekerja, Keputusan, Perempuan Menikah

Abstract

Abstract - In the current global era, working women is not surprising, especially for women with families. Various reasons become the basis for a woman to work. Economic development makes the needs increase, the number or quantity of women workers is increasing. The descriptive qualitative analysis approach of exploration with the triangulation method in this study aims to find out the reasons for women to continue working or not after marriage. The data collected is primary data from the results of semi-structured interviews with three parties, namely married women who work in the banking, non-banking industries, and housewives. The results of this study indicate that married women who decide to work are based on reasons to help the family economy. When given a higher salary offer with the consequence of increased work hours, women workers do not take the offer. In accordance with the backward bending of labor supply theory (Eisenhauer, 2014), that working hours respond positively to wage increases to a certain level, further increases in wages encourage a reduction in the hours desired by labor.
Keyword: Backward Bending of Labor Supply, Decision, Married Woman, Working


Abstrak - Pada era global saat ini, perempuan bekerja bukanlah hal mengejutkan, terlebih untuk perempuan berkeluarga. Berbagai alasan menjadi dasar bagi seorang perempuan untuk bekerja. Perkembangan ekonomi membuat kebutuhan semakin bertambah, jumlah atau kuantitas pekerja perempuan semakin meningkat. Pendekatan analisis kualitatif deskriptif eksplorasi dengan metode triangulasi dalam studi ini bertujuan untuk mengetahui alasan apa yang menjadi dasar perempuan untuk tetap bekerja atau tidak setelah menikah. Data yang dikumpulkan merupakan data primer dari hasil wawancara secara semi-terstruktur dengan tiga pihak, yaitu perempuan menikah yang bekerja di industri perbankan, non-perbankan, dan ibu rumah tangga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan menikah yang memutuskan untuk bekerja didasari oleh alasan untuk membantu perekonomian keluarga. Ketika diberikan tawaran gaji yang lebih besar dengan konsekuensi jam kerja yang ditambah, perempuan pekerja tidak mengambil tawaran tersebut. Sesuai dengan teori backward bending of labor supply (Eisenhauer, 2014), bahwa jam kerja merespons secara positif terhadap kenaikan upah hingga ke tingkat tertentu, peningkatan lebih lanjut dalam upah mendorong pengurangan jam-jam yang diinginkan tenaga kerja.
Kata Kunci: Backward Bending of Labor Supply, Bekerja, Keputusan, Perempuan Menikah

Downloads

Download data is not yet available.

References

Eisenhauer, J. G. (2014). Labor Supply with Friedman-Savage Preferences. Studies in Economic Finance, 31(2), 186-201. doi:http://dx.doi.org/10.1108/SEF-08-2012-0095

Green, C. D. (2000). A Theory of Human Motivation. Classics in The History of Psychology. Ontario, Toronto: Pcyshological Review. Diambil kembali dari http://psychclassics.yorku.ca/Maslow/motivation.htm

Indriani, M. (2016). Peran Tenaga Kerja Indonesia dalam Pembangunan Ekonomi Nasional. Gema Keadilan, 3. Diambil kembali dari https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/gk/article/view/3644

Komariah, S. (2006). Laporan Akhir Kompendium. Badan Pembinaan Hukum Nasional, Departemen Hukum dan HAM, Jakarta.

Saira AJAZ, B. M. (2015). Impact of Work Family Conflict on Female Intent to Quit: Descriptive Study of Commercial Banks of Faisalabad, Pakistan. International Journal of Academic Research in Accounting, Finance and Management Sciences, 5, 74-83. doi:10.6007/IJARAFMS/v5-i4/1847

Simorangkir, E. (2019). Mau Jadi Negara Maju, RI Perlu Tingkatkan Angkatan Kerja Perempuan. Diambil kembali dari detikFinance: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4634383/mau-jadi-negara-maju-ri-perlu-tingkatkan-angkatan-kerja-perempuan

Sustika, I. (2018). Rumah adalah Istana Terindah Bagi Wanita Untuk Berkarya. Diambil kembali dari womanpreneur-community.com: http://womanpreneur-community.com/blog/rumah-adalah-istana-terindah-bagi-wanita-untuk-berkarya/

Zulfanetti, J. (2016). Analisis Kondisi dan Proyeksi Ketenagakerjaan di Provinsi Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 3.

Published
2020-05-31