HUBUNGAN KOMPONEN CINTA DENGAN KEPUASAN BERPACARAN PADA DEWASA AWAL

  • Rosita Aryani Fakultas Psikologi Universitas Surabaya

Abstract

Kepuasan adalah salah satu faktor penting dalam sebuah hubungan berpacaran.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara komponen cinta (passion, intimacy, dan commitment) dengan kepuasan berpacaran pada dewasa awal. Subjek penelitian sebanyak 77 orang mahasiswa yang berpacaran dengan usia 20-22 tahun. Metode pengumpulan data diperoleh dengan alat ukur kepuasan berpacaran (Candra, 2004) dan The Sternberg Triangular Love Scale oleh Sternberg (1987) untuk mengukur komponen cinta (passion, intimacy, dan commitment). Hasil penelitian menunjukkan ketiga komponen cinta berhubungan dengan kepuasan berpacaran. Hasil menunjukan kepuasan berpacaran dengan intimacy sebesar r = 0,712, (p (<0,05)). Kemudian kepuasan berpacaran dengan commitment sebesar r = 0,583, (p (<0,05)). Selanjutnya kepuasan berpacaran dengan passion sebesar r = 0,278, (p (<0,05)). Berdasarkan hasil tersebut menunjukan bahwa komponen intimacy memiliki korelasi tertinggi dengan kepuasan berpacaran. Sedangkan komponen passion memiliki korelasi terendah dengan kepuasan berpacaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Allgeier, E. R. & Wiederman, M. W. (1991). Love and mate selection in the 1990's. Free Inquiry, 11, 25-27

Anindya, E. P. (2007). Dinamika Segitiga Cinta Dalam Hubungan Pacaran Dewasa Muda (Yang Berakhir dan Tidak Berakhir Dengan Pernikahan). Skripsi. Depok: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.

Ardhianita, I. dan Andayani, B. (2011). Kepuasan Pernikahan Ditinjau dari Berpacaran dan Tidak Berpacaran. Jurnal Psikologi, Vol. 32, No. 2: 101-111.

Buunk, B. P. (2001). In Hewstone, M. & Stroebe, W. Introduction to Social Psychology (3 ed.).

Candra, Endang. (2004). Perbedaan Kepuasan Berpacaran Diinjau Dari Tipe Cinta. Skripsi. Surabaya, Universitas Surabaya.

Carolina, V. N. (2012). Hubungan Antara Unsur Cinta Intimacy, Passion, dan Commitment dengan Kepuasan Hubungan Pada Lesbian. Skripsi. Surabaya, Universitas Surabaya.

DeGenova, M. K., & Rice, P. (2005) Intimate Relationship, Marriage and Family. 6 th Edition. Boston : McGraw Hill

Duval, E. M., & Miller, B. C 1985. Maried and Family Development, 6 th ed,. Cambridge: Harp & Row Publisher.

Gambit. (2000). Pacaran Remaja dan Perilaku Seksualnya. Buletin Embrio Edisi 10 September 2000. Yogyakarta: Pusat Studi Seksualitas (PSS) PKBI‐ DIY

Hill, M. T. (2009). Intimacy, Passion, Commitment, Physical Affection and Relationship Stage as Related to Romantic Relationship Satisfaction., Oklahoma State University.

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Perkembangan:Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Penterjemah: Istiwidayanti & Soedjarwo. Jakarta: Erlangga.

Lindholm, C. (2006). "Satisfaction; What Makes Us Stay in a Close Relationship?". British Psychological Society.

Nisa, S. and P. Sedjo (2010). "Konflik Pacaran Jarak Jauh Pada Individu Dewasa Muda." Depok: Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma Vol. 3 No. 2.

Papalia, D. E., Olds, S. W, & Feldman, R. D. (2007). Human Development (tenth edition). New York: McGraw Hill.

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2009). Human development (11th Ed). New York: The McGraw-Hill Companies, Inc.

Putri, A. S. (2010). Cinta dan Orientasi Masa Depan Hubungan Romantis Pada Dewasa Muda yang Berpacaran. Depok, Universitas Indonesia.
Published
2016-03-01
How to Cite
ARYANI, Rosita. HUBUNGAN KOMPONEN CINTA DENGAN KEPUASAN BERPACARAN PADA DEWASA AWAL. CALYPTRA, [S.l.], v. 5, n. 1, p. Hal. 1 - 10, mar. 2016. ISSN 2302-8203. Available at: <https://journal.ubaya.ac.id/index.php/jimus/article/view/2798>. Date accessed: 08 july 2020.