PERAN PERSONNEL DAN CULTURAL CONTROL BERBASIS MEMAYU HAYUNING BAWANA DALAM MENDUKUNG AKUNTABILITAS PADA ORGANISASI “PERGURUAN PENCAK SILAT SH TERATE” DI RANTING GEGER

  • Johanna Putri Prasetya Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Surabaya, Surabaya-Indonesia
  • Maria Eugenia Hastuti Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Surabaya, Surabaya-Indonesia
Abstract Views: 54 times
PDF Downloads: 75 times
Keywords: manajemen control system, memayu hayuning bawana, accountability, sistem pengendalian manajemen, memayu hayuning bawana, akuntabilitas

Abstract

Abstract This study aims to find out more about the application of Informal control to SH Terate organization in Ranting Geger based on Memayu Hayuning Bawana (MHB) to support the achievement of accountability. This study uses a qualitative approach that is included in applied research with the aim of providing recommendations to organizations to improve the conditions and probless encountered. In obtaining data, researchers conducted interviews, document analysis, and observations with several related perspectives. The result of this study indicate that the philosophy of Memayu Hayuning Bawana can be used to assist SH Terate organizations in controlling, especially informal control to achieve organizational goals and accountability.

 Keywords: manajemen control system, memayu hayuning bawana, accountability

 

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penerapan informal control pada organisasi SH Terate di Ranting Geger dengan berbasiskan Memayu Hayuning Bawana (MHB) untuk mendukung pencapaian akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang termasuk dalam applied research dengan tujuan untuk memberikan rekomendasi kepada organisasi mengenai perbaikan kondisi dan permasalahan yang dihadapi. Dalam memperoleh data, peneliti melakukan wawancara, analisis, dan observasi dengan beberapa pihak terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa falsafah Jawa Memayu Hayuing Bawana dapat digunakan untuk membantu organisasi SH Terate dalam melakukan pengendalian, terutama dalam informal control untuk mencapai tujuan organisasi dan akuntabilitas.

Kata kunci: sistem pengendalian manajemen, memayu hayuning bawana, akuntabilitas

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Johanna Putri Prasetya, Fakultas Bisnis dan Ekonomika, Universitas Surabaya, Surabaya-Indonesia

Abstract This study aims to find out more about the application of Informal control to SH Terate organization in Ranting Geger based on Memayu Hayuning Bawana (MHB) to support the achievement of accountability. This study uses a qualitative approach that is included in applied research with the aim of providing recommendations to organizations to improve the conditions and probless encountered. In obtaining data, researchers conducted interviews, document analysis, and observations with several related perspectives. The result of this study indicate that the philosophy of Memayu Hayuning Bawana can be used to assist SH Terate organizations in controlling, especially informal control to achieve organizational goals and accountability.

Keywords: manajemen control system, memayu hayuning bawana, accountability

 

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai penerapan informal control pada organisasi SH Terate di Ranting Geger dengan berbasiskan Memayu Hayuning Bawana (MHB) untuk mendukung pencapaian akuntabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang termasuk dalam applied research dengan tujuan untuk memberikan rekomendasi kepada organisasi mengenai perbaikan kondisi dan permasalahan yang dihadapi. Dalam memperoleh data, peneliti melakukan wawancara, analisis, dan observasi dengan beberapa pihak terkait. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa falsafah Jawa Memayu Hayuing Bawana dapat digunakan untuk membantu organisasi SH Terate dalam melakukan pengendalian, terutama dalam informal control untuk mencapai tujuan organisasi dan akuntabilitas.

Kata kunci: sistem pengendalian manajemen, memayu hayuning bawana, akuntabilitas

References

de Waal, A. A., & de Boer, F. A. (2017). Project management control within a multicultural setting. Journal of Strategy and Management, 10(2), 148–167. https://doi.org/10.1108/JSMA-03-2016-0020

Endraswara, S. (2013). Memayu Hayuning Bawana: Laku Hidup menuju keselamatan dan kebahagiaan hidup orang Jawa. Jakarta: Narasi.

Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI). 2009. Persyaratan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.

: Pengantar Keuangan Organisasi Yang tidak berorientasi pada profit. Jakarta: IAI. Koentjoroningrat. 1984. Kebudayaan Jawa. Balai Pustaka. Jakarta.

Lechner, E. (2016). Organizations with changing structures: how to control? Pacific Accounting Review, 28(4), 471–482. https://doi.org/10.1108/PAR-02-2016-0025

Lumintang, J. (2015). Dinamika konflik dalam organisasi. E-Journal “Acta Diurna,” IV(2), 1–12. Mardiasmo., 2009, Akuntansi Sektor Publik, Yogyakarta: ANDI

Mardjono. 2004. Dengan Budaya Jawa Menggarap Dunia Bagi Terwujudnya Indonesia yang Besar dan Jaya. Makalah disampaikan dalam Dialog Kebudayaan Nasional Kerjasama Pusat Studi Budaya dan Puslit PKLH di Lembaga Penelitian UNY tanggal 8 desember 2004

Marlinah, A., & Ibrahim, A. (2018). Penerapan Laporan Keuangan Organisasi Nirlaba Berdasarkan Psak No. 45. AKMEN Jurnal Ilmiah, 45(45), 170–188. Retrieved from https://e-jurnal.stienobel-indonesia.ac.id/index.php/akmen/article/view/196

Merchant, K. A., & Stede, W. A. Van der. (2007). Management Control System: performance measurement, evaluation, and incentive. (second).

Musman, A. (2015). 10 Filosofi Hidup Orang Jawa (Redaksi Shira Media, Ed.). Yogyakarta: Shira Media.

Pradipta, Budya, Taufiq at-Tamzirien, (2004), Memayu Hayuning Bawono, Titian Kencana Mandiri.

Rasul, Syahrudin. 2003. Pengintegrasian Siatem Akuntabilitas Kinerja dan Anggaran dalam Perspektif UU NO. 17/2003 Tentang Keuangan Negara. Jakarta: PNRI.

Safitri, R. P. (2018). Pengaruh Budaya Perusahaan Terhadap Motivasi Kerja Dan Dampaknya Pada Kinerja Karyawan. Journal of Management Review, 2(2), 198. https://doi.org/10.25157/jmr.v2i2.1795

Tirun, M. 2004. Kebudayaan Yogya dan Perspektifnya. Dialog Kebudayaan Nasional Kerjasama Pusat Studi Budaya dan Puslit PKLH. Lembaga Penelitian UNY. 8 Desember 2004.

Published
2021-05-01