Penggunaan Analgesik untuk Perawatan Paliatif Pasien Kanker di Poli Paliatif Puskesmas di Kota Surabaya

  • Fauna Herawati Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya
  • Vina Fitriana Pratiwi Fakultas Farmasi, Universitas Surabaya

Abstract

Gejala paling umum dan menyedihkan pada pasien kanker adalah nyeri. Oleh karena itu telah dilakukan
penelitian yang bertujuan untuk mengetahui profil penggunaan analgesik dan mengevaluasi tingkat
kualitas hidup pasien kanker setelah mendapatkan perawatan paliatif dengan alat ukur nyeri berupa kuesioner
Brief Pain Inventory (BPI) dan kuesioner Indonesian Barrier Quetionnaire (IBQ). Penelitian ini adalah non
eksperimental
dengan rancangan penelitian cross sectional. Pasien kanker diberikan alat ukur nyeri dan kuesioner
pada saat datang ke Puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil penggunaan analgesik pada
pasien kanker sudah sesuai dengan pedoman bebas nyeri WHO yaitu step 2 pengobatan untuk nyeri ringan hingga
sedang dengan obat yang digunakan kombinasi antara kodein dan parasetamol. Kualitas hidup pasien kanker
yang telah menerima perawatan paliatif sudah cukup baik, diukur menggunakan alat ukur untuk penilaian
nyeri, BPI, terlihat bahwa nyeri yang dirasakan adalah nyeri ringan dengan hasil penilaian 0,8322 serta diukur
menggunakan kuesioner IBQ dapat terlihat hambatan yang terjadi adalah kecil dengan hasil penilaian 0,432.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-08-29
How to Cite
HERAWATI, Fauna; PRATIWI, Vina Fitriana. Penggunaan Analgesik untuk Perawatan Paliatif Pasien Kanker di Poli Paliatif Puskesmas di Kota Surabaya. Media Pharmaceutica Indonesiana (MPI), [S.l.], v. 2, n. 1, p. 13-21, aug. 2018. ISSN 2527-9017. Available at: <http://journal.ubaya.ac.id/index.php/MPI/article/view/1298>. Date accessed: 20 nov. 2018. doi: https://doi.org/10.24123/mpi.v2i1.1298.
Section
Original Research Articles