Air Daun Sirih (Piper betle L.) Tidak Berpotensi Memicu Resistensi Sel Escherichia coli pada Dosis Pemakaian Secara Traditional

  • Yeslia Naomi Castoeri Program Studi Magister Ilmu Forensik, Sekolah Pascasarjana, Universitas Airlangga; Fakultas Teknobiologi, Universitas Surabaya
  • Ernest Suryadjaya Fakultas Teknobiologi, Universitas Surabaya
  • Mariana Wahjudi Magister Bioteknologi, Universitas Surabaya
Abstract Views: 54 PDF Downloads: 32
Keywords: air sirih, antibiotika, Escherichia coli, hambatan pertumbuhan, resistensi

Abstract

Air rebusan daun sirih (Piper betle L.), disebut juga air sirih, telah lama digunakan masyarakat di Indonesia. Pemakaian air sirih secara terus-menerus menimbulkan kekhawatiran pada muculnya bakteri yang resisten, seperti pada kasus paparan bakteri dengan minyak pinus. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi terjadinya perubahan kepekaan sel Escherichia coli setelah dipaparkan air sirih dengan kadar yang umum digunakan oleh masyarakat (5% b/v). Metode yang digunakan adalah dengan pemaparan sel E. coli dengan air sirih 5% b/v, mulai dari generasi 0 hingga generasi ke-130. Uji konfirmasi ada tidaknya perubahan kepekaan sel terhadap air sirih dilakukan dengan penentuan kadar hambat minimum dan hambatan pertumbuhan sel dengan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sel pada generasi ke-0, 10, 40, 110, dan 130 tidak terhambat pertumbuhannya oleh air sirih walaupun densitas sel setelah terpapar air sirih dari generasi ke-0 hingga ke-130 cenderung mengalami penurunan. Zona hambatan pertumbuhan sel dari semua generasi terhadap antibiotik imipenem, ceftazidime, ciprofloxacin dan ampicilin juga tidak berbeda signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa sel E. coli yang terpapar air sirih pada kadar pemakaian masyarakat tidak berubah kepekaannya terhadap air sirih dan beberapa antibiotika uji.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-06-30
How to Cite
Castoeri, Y. N., Suryadjaya, E., & Wahjudi, M. (2022). Air Daun Sirih (Piper betle L.) Tidak Berpotensi Memicu Resistensi Sel Escherichia coli pada Dosis Pemakaian Secara Traditional. MPI (Media Pharmaceutica Indonesiana), 4(1), 56-64. https://doi.org/10.24123/mpi.v4i1.4706
Section
Original Research Articles