Analisis Kebutuhan Kelas Menengah terhadap Desain Tas Berbasis Kain Tenun Gedog

  • Hany Mustikasari Institut Teknologi Bandung, Bandung-Indonesia
Abstract Views: 53 PDF Downloads: 21
Keywords: middle class, bag design, gedog weaving

Abstract

Abstract— Indonesian society is diverse with various segments. One of the segments relevant to the design of fashion products is the division of the social class structure along with the mapping that accompanies each class. The theory that is often used related to social structure is trickle down, where fashion is considered to originate from the upper class society and is then adopted by the middle and lower classes. Trickle down is applied as a theoretical basis in this research based on the dominance of the upper class as consumers of weaving and weaving-based fashion products, especially Tuban gedog weaving in Indonesia. The methods used are interviews, questionnaires, and visual form experiments through the ATUMICS method. The method above produces bag designs that adopts design trends for the upper class, but with some adjustments for the middle class regarding shape, style, color, detail, and decorative elements. The adjustment is intended to answer the needs of middle class consumers in terms of bag design and function, as well as product selling prices. A survey of bag designs at the end of the study shows that the middle class in Indonesia has a different trend from the upper class so that trickle down is not suitable for consumers in Indonesia.

Keywords: middle class, bag design, gedog weaving

 

Abstrak— Masyarakat di Indonesia bersifat majemuk dengan beragam segmentasi. Salah satu segmentasi yang relevan dengan desain produk mode adalah adanya pembagian struktur kelas sosial beserta pemetaan yang menyertai masing-masing kelas. Teori yang sering digunakan berkaitan dengan struktur sosial adalah trickle down, dimana mode dianggap berasal dari masyarakat kelas atas kemudian diadopsi oleh kelas menengah dan bawah. Trickle down diterapkan sebagai landasan teori dalam penelitian ini berdasarkan dominasi kelas atas sebagai konsumen tenun dan produk mode berbasis tenun, khususnya tenun gedog Tuban di Indonesia. Metode yang digunakan adalah wawancara, kuesioner, dan eksperimen bentuk visual melalui metode ATUMICS. Metode diatas menghasilkan rancangan tas yang mengadopsi tren desain bagi kelas atas, namun dengan beberapa penyesuaian untuk kelas menengah terkait bentuk, gaya, warna, detil, dan elemen dekoratif. Penyesuaian tersebut dimaksudkan untuk menjawab kebutuhan konsumen kelas menengah dari segi rancangan dan fungsi tas, serta harga jual produk. Survei terhadap rancangan tas pada akhir penelitian menunjukkan bahwa kelas menengah di Indonesia memiliki kecenderungan tren yang berbeda dengan kelas atas sehingga trickle down menjadi kurang sesuai apabila diterapkan untuk konsumen di Indonesia.

Kata kunci: kelas menengah, desain tas, tenun gedog

Downloads

Download data is not yet available.

References

Achjadi, Judi Knight dan Natanegara, E. A. 2010. Tenun Gedog: The Handloomed Fabrics of Tuban, East Java. Jakarta: Media Indonesia Publishing.

Barnard, Malcolm. 2013. Fashion As Communication. London, UK: Routledge.

Barthes, Roland. 2010. The Fashion System. New York: Penguin Random House.

Chaney, David. 2010. Lifestyles. Oxfordshire, UK: Taylor & Francis.

Ciptandi, Fajar. 2018. Transformasi Desain Struktur Tenun Gedog Dan Ragam Hias Batik Tradisional Khas Tuban Melalui Eksperimen Karakteristik Visual. Disertasi Doktoral Institut Teknologi Bandung.

Emir, Threes dan Wattimena, Samuel. 2018. Tenun Gedog Tuban. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Gaimster, Julia. 2011. Visual Research Methods in fashion. London: Bloomsbury Publishing Plc.Mustikasari,

Hany. 2021. Diversifikasi Tas Berbasis Tenun Gedog Tuban Bagi Kelas Menengah Melalui Pendekatan Aspek Estetik. Tesis Program Magister Institut Teknologi Bandung.

Nugraha, Adhi. 2012. Transforming Tradition: A Method for Maintaining Tradition in a Craft and Design Context. Helsinki: Unigrafia.

Sukmana, Oman. 2016. Konsep dan Teori Gerakan Sosial. Malang: Intrans Publishing.

Tim Studi dan Kemenparekraf, 2015. Rencana Pengembangan Mode Nasional 2015-2019. Indonesia.

Tjiptono, Fandy. 1997. Strategi Pemasaran, Edisi Ke-3. Jogjakarta: Penerbit ANDI, halaman 132.

Wilcox, Claire dan Currie, Elizabeth. 2017. Accessories Bags. United Kingdom: Thames and Hudson.

Published
2022-09-02
How to Cite
Mustikasari, H. (2022). Analisis Kebutuhan Kelas Menengah terhadap Desain Tas Berbasis Kain Tenun Gedog. Keluwih: Jurnal Sains Dan Teknologi, 3(2), 90-100. https://doi.org/10.24123/saintek.v3i2.5146