Pengembangan Model Hewan Coba Tikus Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Induksi Diet Tinggi Fruktosa Intragastrik

Main Article Content

Devyani Diah Wulansari Devyana Dyah Wulandari

Abstract

Pada beberapa tahun terakhir banyak dikembangkan model hewan diabetes mellitus untuk
memahami patogenesis, komplikasi, dan pengaruh genetik yang meningkatkan risiko diabetes mellitus
tipe 2, baik dengan menggunakan bahan kimia maupun dengan modifikasi secara genetik termasuk tikus
knockout transgenik, umum, dan knockout spesifik jaringan. Dalam penelitian ini model hewan diabetes
mellitus tipe 2 dikembangkan melalui metode pendekatan konsumsi gula pada manusia dengan mengacu
pada karakteristik kondisi diabetes mellitus tipe 2, penyebab atau mekanisme yang mendasari, serta pertimbangan
keuntungan dan kerugian bagi para peneliti dalam penelitian diabetes. Penelitian ini menggunakan
32 ekor hewan coba, diadaptasikan selama 14 hari kemudian dibagi dalam 4 kelompok yaitu
kelompok kontrol, kelompok perlakuan yang diberi larutan fruktosa 2, 5, dan 9 g/kgBB selama 56 hari.
Hasil uji komparasi menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antar kelompok (p<0,05) pada
variabel dosis fruktosa dan gula darah puasa akhir. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian
fruktosa secara intragastrik jangka panjang dapat memicu kenaikan glukosa darah puasa pada tikus.

Article Details

How to Cite
WULANSARI, Devyani Diah; WULANDARI, Devyana Dyah. Pengembangan Model Hewan Coba Tikus Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Induksi Diet Tinggi Fruktosa Intragastrik. Media Pharmaceutica Indonesiana (MPI), [S.l.], v. 2, n. 1, p. 41-47, aug. 2018. ISSN 2527-9017. Available at: <http://journal.ubaya.ac.id/index.php/MPI/article/view/1302>. Date accessed: 25 sep. 2018. doi: https://doi.org/10.24123/mpi.v2i1.1302.
Section
Original Research Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.